Dalam upaya memperkuat citra dan daya saing lembaga pendidikan Islam di era digital, Qinara Indonesia hadir mendampingi Yayasan Diponegoro Rawamangun, Jakarta, melalui program strategis bertajuk School Branding & Marketing.
Program ini dirancang untuk membantu sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Diponegoro membangun identitas yang kuat dan strategi pemasaran yang efektif. Kegiatan ini melibatkan pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru, staf, dan tim Humas dari berbagai unit pendidikan, dalam sesi yang kolaboratif dan aplikatif.
Salah satu goals utama dari workshop ini adalah membekali peserta—khususnya guru, staf administrasi, dan tim Humas—dengan pemahaman praktis tentang promosi sekolah melalui Meta Ads (Facebook & Instagram Ads). Strategi ini diyakini mampu meningkatkan jangkauan PPDB, membidik audiens yang tepat, serta membangun visibilitas sekolah di tengah persaingan lembaga pendidikan saat ini.
Selain itu, peserta juga diajak untuk:
Menggali kekuatan dan keunikan sekolah,
Menyusun narasi branding yang otentik,
Menyusun roadmap komunikasi yang konsisten di media sosial,
Dan menyiapkan konten yang relevan dan engaging bagi target orang tua masa kini.
Dengan semangat kolaboratif, Qinara dan Yayasan Diponegoro berkomitmen membangun ekosistem branding sekolah yang berkelanjutan—bukan hanya untuk meningkatkan angka pendaftar, tetapi juga untuk menciptakan kepercayaan jangka panjang dari masyarakat terhadap kualitas pendidikan Islam yang unggul, profesional, dan visioner.

