Di era digital yang serba cepat dan penuh distraksi, sekolah tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara lama dalam menjangkau orang tua dan membangun citra lembaga. Inilah semangat yang menjadi landasan terselenggaranya Training “Digital Marketing for School” yang diselenggarakan bersama Qinara Indonesia di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para pimpinan sekolah, guru, staf humas, hingga pengelola PPDB untuk memperluas wawasan dan keterampilan praktis di bidang pemasaran digital pendidikan. Dalam sesi yang intensif dan aplikatif, peserta diajak menyelami bagaimana cara kerja dunia digital, bagaimana orang tua mencari informasi tentang sekolah, serta bagaimana membangun strategi digital yang efektif, terukur, dan berdampak.
Materi yang disampaikan tidak hanya sebatas teori pemasaran, tetapi menyentuh langsung kebutuhan nyata sekolah:
✅ Merancang persona target audiens (orang tua masa kini)
✅ Menyusun konten edukatif & promosi yang menarik
✅ Mengoptimalkan media sosial sekolah secara strategis
✅ Memahami dan mempraktikkan iklan Meta Ads untuk PPDB
✅ Membangun ekosistem digital yang memperkuat branding sekolah
Lebih dari itu, peserta juga diajak menyadari bahwa digital marketing bukan sekadar urusan promosi, tapi bagian dari membangun persepsi publik dan kepercayaan terhadap misi pendidikan Islam yang diemban sekolah.
Sebagai bagian dari jaringan pendidikan Muhammadiyah yang telah berkiprah puluhan tahun di Indonesia, perguruan ini memiliki potensi luar biasa untuk tampil lebih kuat dan relevan di mata masyarakat urban Jakarta. Qinara percaya bahwa dengan strategi yang tepat dan keterlibatan SDM sekolah yang aktif, pertumbuhan dan keberlanjutan sekolah dapat diraih dengan lebih terencana.
Semoga pelatihan ini menjadi titik awal perubahan strategi digital sekolah yang lebih terarah, adaptif, dan berdampak nyata—bukan hanya untuk PPDB, tetapi untuk membangun reputasi sekolah Islam yang unggul dan terpercaya di era modern.
